Berita  

6 Penyebab RPM Kendaraan Pribadi Naik Sendiri

6 Penyebab RPM Kendaraan Pribadi Naik Sendiri

Daftar Isi



  • Penyebab RPM Kendaraan Pribadi naik sendiri

Pada kondisi normal, Revolution Per Minute atau Rotasi Per Menit (RPM) akan naik atau turun seiring dengan kebutuhan tenaga yang diperlukan oleh Kendaraan Pribadi.

Semakin besar tenaga yang dibutuhkan, maka RPM Kendaraan Pribadi akan meningkat, begitu juga sebaliknya, pada saat tenaga yang dibutuhkan lebih kecil, maka RPM juga akan mengalami penurunan.

Pengertian dari RPM adalah, banyaknya putaran crankshaft atau poros engkol pada mesin kendaraan yang terjadi setiap satu menitnya, atau secara sederhana, RPM bisa diartikan juga sebagai satuan yang digunakan untuk menghitung berapa kecepatan putaran pada mesin kendaraan setiap menitnya.

Pada umumnya, Kendaraan Pribadi memerlukan 2.000 hingga 3.000 RPM untuk mencapai kondisi ideal. Jika kondisi ini terpenuhi, maka akan membuat pembakaran bahan bakar menjadi maksimal, sehingga bisa meningkatkan tenaga yang dihasilkan oleh mesin Kendaraan Pribadi itu sendiri.

Kendaraan Pribadi juga menjadi lebih irit dan part yang ada di dalam mesin dan transmisi menjadi lebih awet.

Penyebab RPM Kendaraan Pribadi naik sendiri

Meski terlihat sepele, namun faktanya RPM menjadi salah satu hal yang harus dipantau pengemudi pada saat menjalankan mobilnya. Normalnya, RPM akan naik atau turun secara otomatis sesuai dengan kebutuhan kendaraan pada saat itu. Jika RPM Kendaraan Pribadi naik sendiri padahal kecepatan masih konstan, berarti ada indikasi malfunction.

Dilansir dari JD Power, terdapat setidaknya 6 penyebab RPM Kendaraan Pribadi naik sendiri yang wajib diwaspadai oleh pengendara.

1. Kerusakan pada katup kontrol idle

Penyebab RPM Kendaraan Pribadi naik sendiri yang pertama adalah karena terjadinya kerusakan pada katup kontrol idle. Letak katup kontrol idle atau Idle Air Control (IAC) sendiri berada di bagian throttle pada Kendaraan Pribadi dengan mesin injeksi. Sensor IAC akan mendapat perintah dari Electronic Control Unit (ECU) untuk mengatur pasokan udara pada saat mesin bekerja.

Jika komponen ini mengalami kerusakan, maka secara otomatis akan mengganggu pasokan udara yang dapat membuat RPM Kendaraan Pribadi naik secara tiba-tiba. Hal ini terjadi karena kesalahan pada saat pertukaran informasi dari ECU.

2. Injector tersumbat

Pada saat pembakaran di mesin tidak sempurna, maka sisa pembakaran akan menyumbat lubang injector. Pada umumnya, sumbatan pada injector ini terjadi karena kualitas bahan bakar yang buruk.

Tak hanya membuat RPM Kendaraan Pribadi melejit dengan tiba-tiba saja, namun kondisi juga membuat mesin tersendat, boros bahan bakar, dan juga tenaga berkurang.

3. Busi rusak

Busi menjadi salah satu part yang paling bertanggung jawab pada Peristiwa Pidana ini. Pasalnya, busi yang bertugas untuk menghasilkan percikan bunga api yang diperlukan pada proses pembakaran. Pada saat busi mengalami kerusakan, maka bisa menyebabkan RPM Kendaraan Pribadi naik secara tiba-tiba.

Selain itu, kerusakan pada busi juga menyebabkan tenaga Kendaraan Pribadi drop, suara mesin berisik atau pincang, timbul getaran, hingga mesin menjadi lebih sulit untuk dinyalakan.

4. Kebocoran vakum

Penyebab RPM Kendaraan Pribadi naik sendiri berikutnya adalah terjadinya kebocoran yang terjadi pada vakum. Kebocoran vakum ini akan membuat aliran udara pada intake manifold yang terdapat pada sistem pembuangan mengalami gangguan.

Selain membuat RPM naik tiba-tiba, hal ini juga membuat Kendaraan Pribadi menjadi boros, tenaga menurun, dan juga munculnya engine check.

5. Sensor TPS mengalami kerusakan

Kerusakan yang terjadi pada Throttle Position Sensor atau TPS yang bisa menyebabkan RPM Kendaraan Pribadi naik dengan sendirinya. Seperti yang diketahui bersama, sensor TPS ini bertugas untuk mengatur dan juga menyeimbangkan antara bahan bakar dengan emisi pada sebuah kendaraan. Selain itu, TPS juga berfungsi untuk memastikan katup gas memiliki bukaan yang pas.

6. Masalah pada transmisi

Penyebab yang terakhir adalah terjadinya permasalahan pada sistem transmisi Kendaraan Pribadi, seperti terjadinya kebocoran. Jika terdapat kebocoran, maka akan membuat konverter atau girboks mengalami selip dan menyebabkan RPM Kendaraan Pribadi naik.

Penyebab RPM Kendaraan Pribadi naik sendiri erat kaitannya dengan kondisi mesin dan sistem transmisi. Dengan melakukan perawatan rutin pada mesin dan transmisi, Peristiwa Pidana RPM Kendaraan Pribadi naik sendiri dapat diminimalisir.

 

(ahd/mik)




Sumber: CNNINDONESIA : 6 Penyebab RPM Kendaraan Pribadi Naik Sendiri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *