Jokowi Panggil Sri Mulyani dan Airlangga Bahas Aturan Perdagangan Masuk Negeri

Jokowi Panggil Sri Mulyani dan Airlangga Bahas Aturan Perdagangan Masuk Negeri


Kepala Negara Joko Widodo (Jokowi) menggelar rapat dengan Pembantu Presiden Pembantu Presiden Keuangan Sri Mulyani dan Pembantu Presiden Pembantu Presiden Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto terkait aturan Perdagangan Masuk Negeri.

Rapat digelar di Istana Kepresidenan Jakarta secara tertutup. Selain dua Pembantu Presiden Pembantu Presiden itu, ada Wakil Pembantu Presiden Pembantu Presiden Perdagangan Jerry Sambuaga.

Pertemuan tersebut berlangsung sekitar 1 jam. Seusai rapat, para Pembantu Presiden Pembantu Presiden enggan memberi keterangan pers.


“Hari ini belum ada (keterangan pers), nanti saja. Rapat berjalan dengan baik,” kata Airlangga di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (17/5).

Airlangga tidak mengonfirmasi apakah rapat itu Bahkan membahas soal penataan Bea Cukai yang belakangan santer disorot lantaran tersandung banyak Tindak Kejahatan viral terkait barang bawaan atau kiriman dari luar negeri.

Ia Bahkan tak Ingin membenarkan apakah pembahasan fokus terkait Permendag Nomor 7 Tahun 2024 tentang Kebijakan dan Pengaturan Perdagangan Masuk Negeri, yang diteken Mendag Zulkifli Hasan pada 29 April 2024.

“Nanti diumumkan,” ucap Airlangga sebelum meninggalkan istana.

Sebelumnya, publik memprotes Permendag Nomor 36 Tahun 2023 karena dinilai mempersulit warga yang hendak berpergian keluar negeri. Aturan itu Bahkan dinilai mempersulit jasa titip (jastip) barang dari luar negeri.

Aturan itu Bahkan membuat barang bawaan Sebanyaknya tenaga kerja Indonesia (TKI) tertahan. Tindak Kejahatan itu menyita perhatian publik.

Pemerintah merespons kegusaran publik dengan merevisi aturan tersebut. Mendag Zulkifli Hasan menerbitkan Peraturan Pembantu Presiden Pembantu Presiden Perdagangan Nomor 7 Tahun 2024.

[Gambas:Video CNN]

(del/pta)




Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *