Kadal, Obat Handal Tangkal Asma

Dalam pengobatan tradisional China, kadal adalah sarana ampuh untuk menangkal berbagai penyakit. Tapi yang paling top adalah kemampuan kadal dalam melenyapkan asma.”

 

Bagi sebagian orang, kadal adalah binatang yang menjijikkan. Bahkan tidak sedikit yang takut dengan kadal. Kadal adalah hewan bersisik berkaki empat yang termasuk kelompok reptil. Secara luas kadal berkerabat dengan  cecak, tokek, bunglon, cecak terbang, biawak, iguana hingga komodo.

Jadi, secara umum kadal mencakup jenis-jenis yang bertubuh kecil seperti kadal pasir Lygosoma, sampai ke biawak Komodo yang bisa mencapai panjang lebih dari 3 m. Umumnya bangsa kadal memiliki empat kaki, lubang telinga luar, dan pelupuk mata yang dapat dibuka tutup.  Selain karakter yang disebutkan di atas, kadal adalah hewan berdarah dingin  dan mempunyai sisik-sisik yang beraneka bentuknya yang terbangun dari zat tanduk. Sebagian jenis mempunyai sisik-sisik yang halus berkilau, terkesan licin atau seperti berminyak, walaupun sebenarnya sisik-sisik itu amat kering karena kadal tidak memiliki pori di kulitnya untuk mengeluarkan keringat atau minyak.

Dalam pengobatan tradisioanal, kadal adalah obat mujarab, source : nabraska game

Kebanyakan kadal tinggal di atas tanah atau terestrial, sementara sebagiannya hidup menyusup di dalam tanah gembur hingga pasir. Sebagian lagi berkeliaran di atas atau di batang pohon atau arboreal. Walaupun kebanyakan jenisnya adalah binatang pemangsa atau predator, namun sesungguhnya makanan kadal sangat bervariasi. Mulai dari buah-buahan dan bahan nabati lain, serangga, amfibia, reptil yang lain, mamalia kecil, dan bangkai.

Kadal yang hidup di semak-semak ini sejak dulu dipercaya mampu mengatasi gangguan pada organ ginjal dan paru-paru penderita asma, batuk, dan tuberkulosis (TBC). Dalam khazanah pengobatan timur kadal bersifat asin dan netral. Biasa difungsikan sebagai tonik untuk organ paru-paru dan ginjal. Dapat pula  meningkatkan vitalitas seksual selain sebagai tonik energi murni, darah, dan chi paru-paru. Manfaatnya, bisa meredakan asma dan mengobati batuk berlendir.

Dengan diekstrak, kadal bisa lebih berkhasiat, source : ndtv

Di Tiongkok sudah sejak lama, bahkan beberapa rumah sakit modern di Beijing juga menggunakan ramuan bubuk kadal untuk meluruhkan lender yang bercokol di paru dan tenggorokan. Bubuk kadal juga baik bagi penderita TBC, yang batuknya sudah berkepanjangan.

Kadal juga dipercaya mempunyai fungsi bak hormon testosterone yang mampu meredam tegang otot paru-paru akibat kurang pasokan oksigen. Bubuk kadal mampu meningkatkan daya tahan tubuh, menurunkan kadar gula darah, serta berfungsi sebagai antiaging atau antipenuaan. Tak hanya itu, menurut penelitian kadal mengandung protein, lemak, mineral, dan kalsium.

Cara pengolahan kadal juga terbilang sangat sederhana. Sesaat setelah menangkap kadal, segera buang isi perutnya. Tak juga siangi sisiknya lantas cuci hingga bersih. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, lebarkan tubuh kadal tersebut dengan memberinya tahanan dari bamboo atau menusuknya. Sesudah siap, panggang hingga kering dengan suhu rendah. Setelah kering, daging kadal siap digiling hingga berbentuk bubuk. Selanjutnya bisa dikonsumsi dalam takaran gram atau dimasukkan ke dalam kapsul.

Jenis obat lain yang berbahan dasar kadal adalah dengan memanggang  5 ekor kadal yang kemudian dimasukkan ke dalam wadah berisi 5 liter arak  kuning. Setelah didiamkan selama semalam selanjutnya rendaman kadal dan arak kuning itu di minum tiga kali satu sloki setiap hari. Yang harus diperhatikan adalah sesaat sebelum diolah menjadi obat bagian kepala dan ujung kaki kadal harus dibuang sebab dua bagian kadal tersebut mengandung racun. Sementara ekor adalah bagian yang paling berkhasiat dibanding bagian tubuh lainnya. Namun jika tak ingin terlalu repot, olahan kadal berupa bubuk ini bisa langsung dibeli di beberapa toko obat tradiosional.w/bs