Deteksi Penyakit Lewat Telapak Tangan (1)

source : healthline

Mencegah jauh lebih baik, sebab sehat itu mahal dan akan lebih mahal lagi jika sakit. Pentingnya mengetahui gejala-gejala awal sebuah penyakit adalah ilmu yang sangat berharga. Dan ternyata lewat pengamatan pada telapak tangan dan jari kita dapat mewaspadai penyakit kronis.

Metode pengobatan dan dunia medis berkembang dan bergerak demikian cepat luar biasa. Semua ini dimungkinkan  oleh berbagai penemuan spektakuler di millennium ketiga ini. Tapi semua kemajuan itu sebenarnya sebuah proses panjang, hampir sepanjang umur manusia di muka bumi ini. Adalah bangsa Yunani yang pertama kali melakukan penyelidikan tentang kesehatan manusia. Mereka melakukan penelitian hampir pada 2000 tahun sebelum masehi.

Menurut Bangsa Yunani, untuk mengetahui jenis penyakit yang diderita cukup dengan melihat bentuk, warna serta proporsi telapak tangan seseorang. Menurut kepercayaan kuno yang telah diteliti ulang hingga ribuan tahun berikutnya itu, diketahui bahwa dalam telapak tangan, sedikitnya tersiman 1000 rahasia kesehatan manusia. Lebih lanjut dalam buku  “The sign of Hand” ulasan tentang pengetahuan warisan Yunani kuno ini telah dirangkum dan disebar luaskan.  

Menurut buku tersebut, telapak tangan adalah bagian saraf paling ujung dari tubuh manusia. Karena itulah apa saja yang terjadi pada tubuh manusia dapat dengan mudah dideteksi pada telapak tangannya. Hal ini termasuk penyakit yang mungkin diderita dan berada pada tubuh seseorang tersebut.  Melalui telapak tangan pula, deteksi awal berbagai penyakit dapat dilakukan. Artinya, deteksi awal ini akan mampu menghindarkan seseorang dari kemungkinan akibat fatal dari suatu penyakit sebelum menjadi kronis.

 Metode deteksi penyakit ini  menggunakan  bagian telapak tangan atas, telapak tangan bagian belakang, semua jari dari kelingking hingga ibu jari, ruas-ruas jari bagian atas hingga kuku. Berikut beberapa jenis penyakit yang dapat dideteksi lewat telapak tangan.

Jantung

Dalam sebuah jurnal medis disebutkan bahwa osteoarthritis dalam jari dapat menjadi petunjuk peringatan awal bagi para pria bahwa mereka memiliki penyakit jantung. Laporan pada jurnal tersebut berdasarkan hasil dari penelitian pada dokter di Finlandia. Mereka menyatakan telah meneliti 8000 pria  dengan melihat ujung jari kelingking yang bengkok ke dalam. Hasil mengejutkan itu menyebutkan bahwa 46 persen pria lebih beresiko meninggal di usia muda akibat serangan jantung pada pria yang menderita osteoarthritis.

Kesimpulan didasarkan  pada hasil analisa osteoarthritis ini terjadi akibat tingginya kadar lemak dalam darah yang dapat menutupi arteri. Osteoarthritis juga dapat menjadi indikasi rendahnya tingkat testoteron atau hormon seks pria. Sebab hormon inilah bertanggungjawab melindungi pria terhadap penyakit jantung. Jari juga memberikan petunjuk penting  karena gen yang mengontrol perkembangan juga mengontrol testis pada pria dan sel telur pada wanita.

Jari tengah yang bengkok mengindikasikan adanya permasalahan pada organ pembungkus jantung. Sementara Tapak tangan yang kelewat berpeluh atau berkeringat menandakan seseorang mengalami gangguan pada jantung, paru-paru, sesak nafas dan stress. Selain semua itu, kuku bergelombang juga mengindikasikan adanya permasalahan jantung. Bersambung