Cacing Tanah, Menjijikan Tapi Menjanjikan Kesehatan

source : unplash

Wajar jika sebagian besar orang jijik saat memegang atau melihat cacing tanah. Tubuhnya yang kecil, memanjang, dan berlendir memang membuat tak nyaman bagi sebagian orang. Namun, siapa sangka jika hewan mungil ini memiliki beragam khasiat.

Hewan invertebrata ini punya nama latin Pheretima aspergillum memang tak begitu populer sebagai obat bagi masyarakat awam. Namun dalam khazanah pengobatan tradisonal Tiongkok, cacing tanah adalah bahan penyusun obat-obat yang berkualitas. Dan sudah sejak lama para tabib mengolah cacing ini menjadi obat bagi penyakit demam dan typus.  Yang jadi masalah adalah keengganan orang untuk mengkonsumsi obat berbahan cacing karena tak bisa melepaskan bayangan menjijikan dari hewan ini.

Cacing tanah memang dikenal sejak dulu menyimpan banyak khasiat. Kenyataannya, banyak orang yang mengonsumsinya untuk menyembuhkan beberapa penyakit, tanpa efek samping. Menurut para ahli dan peneliti cacing, Lumbricus Rubellus mengandung kadar protein sangat tinggi sekitar 76%. Kadar ini lebih tinggi dibandingkan daging mamalia (65%) atau ikan (50%).

Beberapa penelitian medis telah membuktikan adanya daya antibakteri dari protein hasil ekstrasi cacing tanah yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri gram negatif Escherichia coli, Shigella dysenterica, Staphylococcus aureus dan Salmonella thyp. Inilah sebabnya mengapa cacing begitu efektif untuk mengobati  typus, menurunkan kadar kolesterol, meningkatkan daya tahan tubuh, menurunkan tekanan darah tinggi, meningkatkan nafsu makan dan juga mengobati infeksi saluran pencernaan seperti disentri, diare, serta gangguan perut lainnya seperti maag.

Bahkan di Amerika Serikat, Jepang, Kanada, Hongaria, dan Filipina, cacing dipakai sebagai bahan campuran biskuit dan minuman penyegar.  Cacing tanah juga mengandung 15 jenis asam amino esensial dengan kadar yang sangat tinggi. Zat ini biasa digunakan untuk menyempitkan atau melebarkan pembuluh darah. Penelitian laboratorik pun menunjukkan pheretima mempunyai khasiat terhadap pembenahan sistem saraf seperti menenangkan, menghilangkan kejang, menurunkan panas, dan menghentikan nyeri.  Pada sistem kerja jantung antara lain menurunkan tekanan darah, serta menormalkan denyut jantung yang tidak teratur.  Sedang ketika diujikan pada  sistem imunologi atau daya tahan tubuh, ektrak cacing terbukti mampu meningkatkan kondisi tubuh. Melebarkan saluran pernapasan, melancarkan sirkulasi darah, anti tumor dan masih banyak lainnya.

Masih menurut penelitian, saat ini ilmuwan telah  mengindentifikasi sebanyak 1.800 spesies cacing di dunia ini. Namun jumlah itu nampaknya tetap dan akan terus bertambah karena memang masih banyak jenis cacing yang belum teridentifikasi secara ilmiah. Dari ribuan jenis cacing itu baru dua jenis yang telah dimanfaatkan secara medis.   Lumbricus rubellus atau yang lebih dikenal sebagai cacing Eropa dan Pheretima aspergillum atau yang lebih dikenal dengan nama cacing kalung atau dilong. Baru kedua jenis cacing inilah   yang banyak digunakan dalam pengobatan tradisional.

source : mnt

Penyakit Kuning

Bahan yang perlu dipersiapakan adalah: 2 ekor cacing tanah, rumput krokot sekitar 10 gram, garam dan air jeruk nipis secukupnya serta air sebanyak 2 gelas. Untuk membuat ramuannya, rebus cacing tanah yang telah dicuci bersih dengan rumput krokot dalam 2 gelas air. Rebus hingga airnya tersisa 1,5 gelas kemudian saring ramuan itu dengan kasa tipis, peras untuk untuk dapatkan air sari pati ramuan ini. Kemudian campurkan air ramuan itu dengan garam dan air jeruk. Minum ramuan ini ½ gelas 2 kali sehari selama seminggu berturut.

Tumor Payudara

Waspadai jika pada payudara Anda muncul gejala benjolan yang tak wajar. Benjelon ini kadang merubah bentuk, memunculkan bercak merah, kerutan dan keluarnya cairan tak wajar dari puting. Pada gilirannya payudara akan semakin keras dan terasa nyeri. Kadang pada tingkat yang lanjut, tumor ini bahkan menyebabkan luka atau borok. Cacing tanah dapat digunakan sebagai obat luar.

Siapkan 10 ekor  cacing segar dan 1 sendok makan gula pasir. Cara meramunya, masukkan cacing yang telah dicuci bersih kedalam wadah dan ditaburi dengan gula. Biarkan selama 4-5 jam hingga cacing mencair. Air cacing yang telah mencair itu kemudian disaring dan dioleskan pada bagian payudara yang terkena tumor atau dengan perban. Ganti obat ini 2-3 kali sehari hingga sembuh.

source : bc

Darah Tinggi

Agar darah tinggi tak makin parah dan menyebabkan kelumpuhan, maka ramuan cacing tanah dapat dipakai sebagai obat. Siapkan 30 ekor cacing tanah cuci hingga bersih. Jemur cacing hingga kering. Setelah itu sangria hingga warna berubah menjadi kecoklatan lalu tumbuk hingga halus. Untuk pengobatan, ambil sekitar 5 gram bubuk cacingcampurkan ke dalam ½ gelas air hangat dan langsung minum. Lakukan secara rutin 3 kali sehari selama antara 1-3 bulan.

Luka Bakar

Sebagai obat luar, cacing juga efektif untuk obat luka bakar. Bahannya 20 ekor cacing segar dan 50 cc minyak kelapa. Goreng cacing segar dengan minyak kelapa dengan api kecil dan tunggu hingga dingin.  Cara penggunaannya, celupkan ramuan itu dalam kapas lalu tempelkan pada bagian tubuh yang terkena luka bakar selama 5-10 menit. Lakukan pengobatan ini 2 kali sehari pagi dan sore setelah mandi. w