10 Tsunami Terdahsyat Yang Pernah Terjadi di Bumi

“Tsunami berasal dari bahasa Jepang dengan uraian kata tsu artinya pelabuhan, dan name artinya gelombang. Secara sederhana tsunami adalah ombak besar yang sampai ke daratan.”

Dalam catatan sejarah manusia, tsunami besar pertama terjadi sekitar delapan ribu tahun lalu. Ketika itu  sebuah gunung api di Sisilia meletus dan membuat separuh  dinding gunung tersebut longsor jatuh ke laut. Akibat hantaman itu, air laut naik dan membentuk gelombang besar dengan kecepatan hingga 400 km/jam dan menyebar ke seluruh Laut Mediterania. Akibat tsunami ini, puluhan kebudayaan kuno yang berada disekitar pesisir Laut Merah hingga Mesir musnah. Dugaan sementara tinggi gelombang itu setara dengan tinggi gedung tingkat 10. Tapi itu bukan tsunami pertama dan terakhir yang terjadi. Berikut urutan dari korban terkecil hingga terdahsyat,  Berikut urutan 10 tsunami terdahsyat versi mainstream.

9 Juli 1958, tsunami besar yang terjadi di Teluk Lituya Alaska disebabkan oleh tanah longsor yang awalnya dipicu oleh gempa bumi berskala 8,3 skala richter. Beruntung daerah tersebut sangat terisolasi hingga korban jiwanya hanya 2 orang pelaut berikut kapalnya.

Pada 1 April 1946, terjadi  tsunami yang kemudian lebih dikenal sebagai peristiwa April Fool. Yang berawal dari gempa yang terjadi di Alaska. Uniknya kebanyakan korban justru berada di Hawai. Sekitar 159 terbunuh dalam peristiwa itu.

Gempa bumi Good Friday Alaska, pada 27 Maret 1964, dengan kekuatan sekitar 8,4 skala richter yang mengakibatkan tsunami berkecepatan 800 km/jam dengan tinggi 67 meter menghantam Valdez Inlet, membunuh lebih dari 120 orang.

22 Mei 1960, sebuah  gempa besar terjadi di Chile, dengan kekuatan  8,6 skala richter, menciptakan tsunami yang menerjang pantai Chile dalam waktu kurang dari 15 menit. Gelombang setinggi 25 meter membunuh 1500 orang di Chile dan Hawaii. Karena gempa berkekuatan 7,1 skala richter yang terjadi pada 17 Juli 1998, di Papua Nugini dengan cepat merenggut  2200 orang dengan sangat cepat.

Pada Gempa yang disusul tsunami 7 menit kemudian telah mengakibatkan 10.000 orang meregang nyawa. Gempa dengan kekuatan 8,9 pada Skala Richter dan yang terjadi di Jepang telah memporak porandakan ekonomi negara kaya tersebut. Dampat terbesarnya adalah radiasi radio aktif akibat meledaknya reaktor nuklir Fukusima. Pada 15 Juni 1896, sebuah gelombang setinggi 30 meter akibat gempa bumi menyapu Pantai Timur Jepang. Menurut hitungan  27 ribu nyawa melayang dalam hitungan detik.


Tepat pada 27 Agustus 1883, Gunung Krakatau meletus dan memicu terjadinya tsunami yang menenggelamkan 40 ribu orang yang berada di Pulau Jawa bagian barat dan Sumatera bagian selatan. Kekuatan gelombang mendorong 600 ton blok terumbu karang menuju tepi pantai.

Meski hanya dalam rekam tulisan tapi tsunami yang terjadi pada 1 November 1755, telah menghancurkan Lisbon, Portugal dan pegunungan di Eropa. Meski telah melarikan diri dengan perahu tapi tetap saja terkejar oleh gelombang. Diperkirakan 60 ribu orang tewas akibat tsunami ini.

Bencana tsunami terbesar di abad modern ini terjadi pada 26 Desember 2004. Gempa massiv dengan kekuatan 9,1 dan 9,3 skala richter mengguncang Indonesia dan membunuh 250 ribu jiwa, sebagian besar berada di Aceh, Kepulauan Mentawi dan sekitarnya. Gempa tersebut dinamakan sebagai gempa Sumatera-Andaman dan tsunami yang terjadi kemudian dikenal sebagai tsunami lautan Hindia. Gelombang yang terjadi menimpa banyak belahan dunia lain, sejauh hingga Nova Scotia dan Peru.