Redupnya Kilau Singgasana Palangka Sriman Sriwacana Padjajaran

Palangka sriman Sriwacana  adalah batu berukuran 200 x 160 x 20 cm terbuat dari batuv andesit. Berbentuk persegi panjang dengan   permukaannya digosok hingga mengkilap. Batu ini  merupakan piranti penobatan Raja Pajajaran, digunakan sebagai tempat duduk bagi calon raja yang akan di nobatkan sebagai raja Pajajaran.  Nama asli batu ini adalah Palangka Sriman Sriwacana (singgahsana raja).

Kata Palangka Sriman Sriwacana disebut dalam naskah carita parahyangan, saat ini bisa ditemukan di depan bekas Keraton Surosowan di Banten. Karena mengkilap, orang Banten menyebutnya watu gigilang. Kata gigilang berarti mengkilap atau berseri, sama artinya dengan kata sriman.

Di keraton Surosowan, Palangka Sriman Sriwacana masih difungsikan sebagai piranti penobatan raja namun tentu saja dengan prosesi yang berbeda. Sampai ahirnya kesultanan Banten runtuh oleh imperialis Belanda, keraton Surosowan pun hancur, menandai berakhirnya Kesultanan Banten. mmg