Biaya Perawatan Mahal, Benteng Karang Bolong Ditinggalkan

Benteng Karang Bolong bukan satu-satunya benteng di Pulau Nusakambangan. Benteng Karang Bolong terletak di sisi paling timur Pulau Nusakambangan atau sebelah timur dari Benteng Klingker. Jarak benteng ini dengan benteng terdekat yaitu Benteng Klingker berkisar 1,6 Km dan dapat ditempuh dengan perjalanan darat dan laut.

Tersembunyi di tengah hutan, ada Benteng Klingker. Kondisinya saat ini sudah hampir ditelan alam. Benteng Karangbolong termasuk benteng langka karena ia merupakan satu-satunya benteng jenis 1811 Model-Tower yang ada di Indonesia.

Jenis benteng 1811 Model-Tower lebih dikenal dengan nama Napoleon Tower karena teknologi benteng itu dikembangkan oleh Napoleon Bonaparte, sang penakluk dari Perancis. Benteng Karang Bolong yang berdiri sejak tahun 1716 ini terdiri dari beberapa bangunan yang tersebar.

Benteng tersebut punya ruangan barak prajurit, ruang tahanan, ruangan logistik, bangunan pengintai, gudang amunisi, tempat meriam, aula dan ruang absen untuk para prajurit Belanda. Setelah melewati gerbang, pengunjung harus naik ke bangunan utama benteng. Di sana, ada tempat yang konon lokasi pembantaian pekerja paksa.

Awalnya, benteng yang dibangun pada 1854 diberi nama Benteng Banjoenjapa. Nama Klingker adalah nama masyarakat karena benteng ini memiliki bentuk yang melingkar. Bentuknya adalah tanda dari model benteng Menara Martello, model benteng yang dikembangkan oleh Inggris pada awal 1800-an.

Namun pada sekitar 1892, baik Benteng Karangbolong maupun Benteng Klingker tidak lagi digunakan sebagai benteng. Konon menurut catatan administrasi pemerintah colonial Belanda, benteng tersebut memakan biasa besar untuk perawatannya. Hal ini karena, posisinya yang yang langsung berhadapan dengan Samudera. Selain itu, pemerintah colonial Belanda juga melihat tidak ada ancaman luar terhadap wilayahnya dari posisi selatan Jawa. Karena berbagai perhitungan itulah benteng tersebut akhirnya di ‘non aktifkan.’ mmg