Nostalgia Trem Batavia

Batavia atau Jakarta memiliki sejarah panjang sebagai ibukota Hindia Belanda yang kemudian berganti menjadi Jakarta ibukota Indonesia. Salah satu sarana transportasi yang menjadi legenda adalah trem.

Kereta ini memang dirancang untuk memudahkan mobilitas penduduk ibukota ketika itu. Trem pertama yang muncul di Batavia ditarik menggunakan kuda, Karena ditarik kuda, daerah operasinya juga sangat terbatas dengan jarak yang sangat pendek.

Namun pada pada awal abad ke-19 tepatnya pada 1881,  trem mulai menggunakan mesin uap, layaknya kereta api. Otomatis jarak jangkaunya juga semakin jauh, hampir seluruh wilayah Batavia dapat dijelajahi oleh trem. Namun seiring perkembangan zaman, trem uap dinilai sudah tidak praktis dan kurang bersih. Pemerintah colonial lantas mengganti trem uap tersebut dengan menggunakan trem listrik.

Resmi pada 1900, seluruh trem yang beroperasi di Batavia sudah menggunakan tenaga listrik. Transportasi ini lantas menjadi idola warga ibukota karena bersih cepat dan murah. Sampai Indonesia merdeka keberadaan trem itu masih ada. Tak hanya di Jakarta, di beberapa kota lain juga masih dioperasikan. Hingga pada 1960, ketika Presiden Soekarno menilai bahwa trem tidak cocok digunakan di wilayah Jakarta, sehingga lebih baik menggunakan metro mini atau kereta bawah tanah.