Akibat Pandemi Covid-19 Topeng Bobung Diambang Kepunahan

source : ist

Tak dapat dipungkiri, Pandemi covid-19 telah menghancurkan hampir seluruh sendi-sendi kehidupan. Bukan hanya masalah kesehatan, namun masalah ekonomi hingga budaya turut merasakan dampak yang menyedihkan.

Memasuki kawasan Padusunan Bobung, Kalurahan Putat, Kapanewon Patuk, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta serasa memasuki desa mati. Kawasan yang dulu terkenal sebagai sentra wisata topeng, yang telah berlangsung puluhan, mendadak mati suri.

Puluhan topeng setengah jadi dan topeng jadi tertutup debu. Sudah setahun ini, roda produksi topeng Bobung berhenti. Bahkan beberapa kalangan memprediksikan jika hal ini dibiarkan, bukan tidak mungkin, sentra topeng di Jogja ini tengah memasuki fase kepunahan.

Awal kerajinan topeng kayu ini hanyalah untuk menjawab kebutuhan akan seni tari topeng panji yang berkembang di desa ini sejak 1960-an. Selain untuk pementasan, topeng topeng panji ini juga dijual keluar desa oleh paguyuban Tari topeng panji ini sebagai pembuat dan memproduksi pertama kalinya.

Dulu pemesannya biasanya datang dari Yogyakarta, Jakarta juga pernah dikirim ke manca negara. Namun sejak pandemi, pesanan tak lagi ada.  Praktis seluruh rumah produksi topeng dan kerajinan kayu berhenti beroperasi. 


Dinas Koperasi dan UKM Gunungkidul mengakui tidak memiliki anggaran. Dan UKM terdampak paling besar dari kerajinan dan fashion. Sayangnya dalam kondisi yang serba sulit ini dinas terkait terpaksa memberikan solusi beralih profesi menjadi petani atau tukang mebel.

Padahal Kerajinan topeng tokoh wayang bermotif batik di Desa Wisata Bobung, memiliki kekhasan karena proses produksi yang   dilakukan secara manual, tradisional, dan rumahan.


Menurut data Kementrian koperasi dan UMKM, ada sekitar 40 perajin topeng dan wayang batik yang masih aktif berproduksi sebelum pandemi. Dengan 82% pendidikan perajin adalah tingkat sekolah menengah (SMP). Tiap perajin rata-rata mempekerjakan 20 orang tenaga kerja yang umumnya dari para tetangga para perajin tersebut.